Warung Las Online

Menerima jasa las listrik kanopi stainless,pagar & teralis besi.Menjual kanopi stainless,pagar & teralis besi

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
Senin, 27 September 2010 di 01.27 Diposting oleh Herry Bong 0 Comments

Pada era globalisasi sekarang ini sales engineer dituntut lebih dari sekedar menjual, Sekarang ini sales dituntut dapat memberikan suatu nilai lebih pada produk yang dijualnya dan salah satunya sales dituntut agar dapat membantu pelanggan untuk mengkalkulsi jumlah dari kebutuhan kawat las pada proyek yang bersangkutan. Apa yang mebuat hal tersebut menjadi begitu penting ? Karena kadang pemilik proyek memberikan waktu yang sangat singkat kepada para kontraktor untuk mengajukan penawaran.

Supaya dapat bisa membantu langganan menghitung jumlah kebutuhan kawat las, maka seorang sales engineer harus bisa :
1. Membaca Gambar Teknik
2. Mengerti Kode pengelasan
3. Mengerti Cara menghitung Kebutuhan Kawat Las

MENGHITUNG BERAT LOGAM LAS PER METER












Untuk Menghitung Berat Logam Las persatuan panjang ( Meter ) yang perlu kita ketahui adalah:
1. Luas area ( A )
2. Panjang Las ( L )
3. Tebal Logam Las (T )


SAVE 10% on Wimbledon LIVE
Untuk kasus pada gambar diatas, maka kita dapat hitung :
Luas Permukaan ( A ) = ½ x 8 x 8 mm = 32 mm2

Volume Las utk 1 meter panjang las ( V ) = A x L = 32 mm x 1000 mm = 32.000 mm3 = 32 cm3

Jadi,
Jika Berat Jenis Mild Steel = 7,85 gr/cm3, Maka
Berat Logam Las untuk 1 meter = 32 x 7,85 = 251,2 gram = 0,251Kg/Mtr.
Cara hitung ini berlaku untuk bentuk – bentuk sambungan seperti : U type, Double V type atau butt joint tanpa groove.
Hitungan diatas berlaku untuk sambungan tanpa Reinforcement. Jika ada Reinforcement, maka jumlah kawat las ditambah sekitar 3%.

MENGHITUNG KEBUTUHAN KAWAT LAS
Untuk menghitung kawat las yang diperlukan digunakan rumus :

G ( Jumlah Kawat Las ) = GL x P / DE

GL = Berat Logam Las per Satuan Panjang ( Meter )
P = Jumlah Panjang Sambungan Las
DE = Deposition Efficiency

Apa yang dimaksud dengan deposition efficiency itu ?
Deposition Effisiensi adalah perbandingan antara Jumlah Logam Las yang dihasilkan dengan Jumlah kawat las yang dipakai dan dinyatakan dalam persen.

DE = Berat Logam Las ( Weld Metal ) / Berat Kawat Las yang dipakai ( Electrode Used )

Biasanya, data Deposition Efficiency ini dikeluarkan oleh masing-masing perusahaan pembuat kawat las, namun secara rata-rata nilai rata-rata ( Average Value ) Deposition Efficiency untuk masing-masing proses pengelasan adalah sebagai berikut:

Proses Pengelasan % Deposition Eff
SAW 99%
GMAW (98%Ar, 2% O2 ) 98%
GMAW (75% Ar, 25%CO2 ) 96%
GMAW ( 99,99% CO2 ) 93 %
Metal Core Wire 93%
FCAW ( Gas-Shielded ) 86%
FCAW ( Self Shielded ) 78%
SMAW ( Panjang 300 mm ) 59%
SMAW ( Panjang 350 mm ) 62%
SMAW ( Panjang 450 mm ) 66%

Catatan :
Untuk Process SMAW, sisa electrode yang terbuang 5 cm/Batang.
Jika kita kembalikan ke kasus diatas,
Berat Logam Las per Meter adalah : 0,251 Kg/Meter
Panjang las nya = 1000 m
Jumlah Logam las = 0,251 x 1000 = 251 Kg.

Jumlah kawat las yang harus dipesan sesuai dengan proses pengelasan yang dipakai adalah sebagai berikut :
Proses Pengelasan Kawat Las yang
Dipesan ( Kg )
SAW 253 Kg
GMAW (98%Ar, 2% O2 ) 256 Kg
GMAW (75% Ar, 25%CO2 ) 261 Kg
GMAW ( 99,99% CO2 ) 270 Kg
Metal Core Wire 270 Kg
FCAW ( Gas-Shielded ) 292 Kg
FCAW ( Self Shielded ) 322 Kg
SMAW ( Panjang 300 mm ) 425 Kg
SMAW ( Panjang 350 mm ) 404 Kg
SMAW ( Panjang 450 mm ) 380 Kg

Catatan :
Untuk Process SMAW, sisa electrode yang terbuang 5 cm/Batang.